Cerita Hantu Ku Kira Dia Temanku

February 11, 2018 Add Comment
IDBGroup - Hai semuanya! Hari ini aku mau nulis cerita lagi nih, hitung-hitung buat ngisi waktu libur kuliah. Jadi cerita ini sebenarnya bukan asli aku alami di kehidupan nyata, tapi aku dapat dari mimpi beberapa waktu lalu. Aku sedikit lupa sama mimpinya, tapi aku ingat sebagian besar gambarannya. Tapi aku akan coba ceritain disini karena menurut aku mimpi ini seram sih. Sebelumnya maaf ya kalau nanti ada kesamaan nama tokoh, ataupun ada yang kurang mengenakkan pembaca, langsung kita mulai saja.


Jadi di mimpi itu aku sama keluarga baru saja pindahan ke sebuah komplek perumahan, kota sama daerahnya aku tidak ingat.

Oh iya, di mimpi itu juga aku menjadi anak kecil kira-kira seusia anak kelas 3 SD. Walaupun kami pindah ke daerah perumahan tapi suasana disana masih terasa seperti pedesaan yang sebagian besar berupa area persawahan dan kebun dengan penerangan yang minim. Seperti biasa setelah pindahan kami beres-beres rumah dan setelah itu sorenya ada Pak RT datang kerumah untuk mengajak keluarga kami berkeliling dan berkenalan dengan warga.

Setelah berkeliling aku akhirnya tahu kalau rumah yang ada di seberang rumahku adalah rumah kosong yang sudah di tinggal pemiliknya beberapa tahun lalu. Aku juga akhirnya mendapatkan beberapa teman seusiaku yang juga tinggal di sekitar situ.

Keesokan harinya sehabis maghrib aku bermain bersama teman-teman baruku, kami akan bermain petak umpet di sekitaran komplek. Kami semua berjumlah 7 orang, 3 cewek dan 4 cowok.

Aku tidak ingat nama-nama mereka, tapi aku sebut saja Sasa, Dewi, Budi, Aldi, Deni, dan Anto dan aku sendiri (maaf ya kalau ada nama yang sama *hehe). Sebelum main kami terlebih dulu melakukan gambreng (hompimpa).

Hingga setelah main cukup lama pada akhirnya tiba giliranku yang berjaga, aku menghitung sampai 10 kemudian mulai mencari teman-temanku yang bersembunyi.

Bagi yang belum tahu, aku jelaskan cara bermain petak umpet ini, jadi ketika kita menemukan teman yang bersembunyi, kita harus langsung berlari dan cepat-cepat memukul tempat berjaga sambil meneriakan namanya.

Karena pada waktu itu aku belum hapal nama teman-temanku, di awal bermain aku membuat perjanjian jika aku yang berjaga aku di perbolehkan bertanya nama temanku sebelum kembali berlari dan memukul tempat berjaga.

Setelah aku berhasil menemukan 3 temanku, yaitu Dewi, Aldi, dan Budi, aku melanjutkan untuk mencari 3 temanku yang lainnya. Sepertinya mereka pintar sekali bersembunyi karena aku tidak kunjung menemukan mereka setelah aku mencari cukup lama. Hingga akhirnya aku berjalan ke arah semak-semak di sebelah rumah kosong (tanah kosong di seberang rumahku). Aku mencari-cari dan kemudian melihat ada seseorang yang jongkok bersembunyi di balik semak, tapi dia sedang meringkuk (mukanya di sembunyikan). Aku merasa senang sekali karena berhasil menemukan satu lagi temanku, kemudian aku menanyakan siapa namanya.

A: aku

T: teman yang sembunyi

A: ye akhirnya ketemu, namamu siapa?

T: ….. (diam saja nggak jawab).

A: buruan *dong siapa namamu?

A: Dodi (tapi dia tetap nunduk gak kelihatan mukanya).
Kemudian aku pun berlari dan memukul tempat berjaga sembari meneriakan “Dodiiiii…!!”. Teman-temanku yang ada di dekatku seperti heran dan kebingungan, kemudian Dewi bertanya.

“Kamu nyebut siapa barusan?”.

“Dodi” jawabku santai.

Kemudian teman-temanku berlarian meninggalkan aku, aku pun bingung kenapa mereka pergi seperti ketakutan. Tidak lama kemudian aku berteriak.

“Eh Dodi sama teman-teman yang lainnya ayo pada keluar, sudah bubar mainnya”.

Akhirnya Sasa, Deni dan Anto berlari ke arahku, tapi ada seseorang lagi yang muncul dari arah semak. Dia berjalan pelan dan menunduk, kami berempat hanya terpaku melihatnya.

Kemudian ketika jaraknya sudah cukup dekat, anak itu mendongakkan wajahnya dan melihat ke arah kami, dan… wajah anak itu penuh darah dan hancur menyeramkan serta bajunya lusuh compang-camping tidak karuan. Kami pun segera berlari dan menuju ke rumahku dan menangis ketakutan.

Aku menceritakan kepada orang tuaku bahwa di depan rumah ada hantu, namun orang tuaku tidak melihatnya. Hingga pada akhirnya sudah agak malam dan orang tua temanku pada berdatangan ke rumah untuk mencari anaknya.  Situs Poker

Kemudian setelah kami bercerita-cerita ternyata dulunya ada seorang anak kecil bernama Dodi yang setiap hari selalu di siksa oleh orang tuanya dan pada akhirnya mati di bunuh dan mayatnya di buang di tanah kosong seberang rumah, dan rumah kosong di seberang rumahku adalah rumahnya dahulu. Dan ternyata sedari tadi saat kami berada di dalam rumah, hantu anak kecil itu berdiri di depan rumahku sambil menangis.

Sekian dulu cerita dariku teman-teman, maaf kalau tidak seram. Tapi menurutku mimpi itu cukup seram karena membuatku kepikiran hingga beberapa hari. Dan fyi guys, rumah di seberang rumahku yang asli adalah rumah kosong dan sebelahnya juga sebuah tanah kosong yang di tumbuhi semak-semak. Sampai bertemu di cerita selanjutnya.

Kunjungi Juga : Situs Informasi

Senjata Kiamat Rusia Dengan Hipersonik Status-6

February 04, 2018 Add Comment
Roket bawah laut hipersonik yang mempunyai kekuatan ledak nuklir yang tengah dikembangkan oleh Rusia tengah menjadi sorotan dunia setelah Amerika Serikat (AS) untuk ekspansi kemampuan senjata nuklirnya. Senjata tersebut mendapatkan julukan sebagai "Status-6" dan pakar militer mengatakan bahwa senjata tersebut merupakan senjata kiamat.


Senjata tersebut seharusnya dirahasiakan oleh anggota militer Moskow tersebut memiliki nama resmi yaitu Oceanic Multipuprose System Status-6 ini kembali lagi menjadi soroton setelah disinggung kembali dalam dokumen Nuclear Posture Review (NPR) pemerintah Presiden Trump yang resmi dirilis hari Jumat. Sejumlah laporan tersebut mengatakan bahwa torpedo tersebut membawa bom yang mempunyai kekuatan sebesar 100 megaton.

"Radius yang dapat dihancurkan oleh senjata penghancur tersebut cukup besar sebenarnya." kata Edward Geist, seorang spesialis Rusia di Rand Corporation yang telah menghabiskan waktunnya untuk menganalisa senjata tersebut. "Sangat sulit dibayangkan dalam hal normal." katanya.

Rancangan pembuatan senjata "Status-6" ini telah bocor untuk pertama kali pada tahun 2015. Salah satu statsiun TV pemerintah secara tidak sengaja membocorkan hal tersebut. Hal itu terjadi saat Presiden Vladimir Putin sedang melakukan kunjungan bersama dengan para jendralnya di Kota Sochu.

Dalam kunjungan itulah, kamera stasiun televise pemerintah Rusia berhasil mendapatkan gambar rencangan yang dipegang seorang jendral yang duduk di meja panjang. Rancangan itu ternyata gambar senjata nuklir baru yang mempunyai julukan sebagai Oceanic Multipurpose System Status-6.

Status-6 mempunyai rangka sekitar sepertiga panjanga kapal selam Rusia yang berukuran besar. "Dengan kekuatan nuklir yang dimiliki maka torpedo tersebut dalam berkeliaran selama berbulan - bulan hingga bertahun lamanya dibawah lautan tanpa harus ke permukaan." kata Geist.

Jika analisi yang dibuat oleh Geist benar maka kekuatan bom yang dibawa oleh torpedo Rusia tersebut lebih kuat dari bom atom pada Perang Dunia II dan lebih kuat daripada gudang persenjataan AS dan Rusia.

Status-6 akan ditembakan dari kapal selam Rusia. Torpedo ini akan menembak pada kedalam yang terlalu dalam dan melakukan perjalanan sejauh ribuan mil. Setelah mencapai target, misalamnya sepanjangan garis pantai AS, torpedo tersebut akan meledakan muatannya dan menelan kota manapun yang didekatnya.

"Satu - satunya target AS yang mungkin adalah kota pelabuhan besar." kata Mark Schneider, seorang analis senior Nationl Institute for Public Policy, yang mneuliskan analisisnya dalam sebuah e-mail.

”Peledakan Status-6 pada dasarnya akan menghancurkan penduduk target hingga ke daerah pinggiran yang jauh,” lanjut dia.

”Peledakan tersebut akan menyebabkan jumlah radioaktif yang sangat besar,” imbuh Pavel Podvig, seorang ahli kontrol senjata yang mengelola sebuah blog bernama Russian Strategic Nuclear Forces.

Podvig percaya bahwa senjata tersebut berpotensi membasmi seluruh Koridor Timur Laut dalam jelaga radioaktif.


“Status-6” juga diduga akan digunakan sebagai senjata ”penyerang ketiga” dari upaya terakhir. Jika Rusia diserang dari AS dan tidak dapat membalas dengan misilnya, menurut Podvig, hal itu dapat memicu “Status-6”, sebuah mesin kiamat atau senjata kiamat.

”Gambar drone ini lebih mirip gambar torpedo yang lebih besar," kata Podvig. Dengan kata lain, sepertinya orang Rusia mungkin baru saja mengambil beberapa klip seni torpedo, menghancurkannya sampai sangat mengerikan dan kemudian menyiarkannya di televisi pemerintah.

Mengapa hal itu dilakukan media Rusia?. ”Ini cara untuk menarik perhatian kita,” imbuh Geist.
Geist mengatakan, bocoran rancangan “Status-6” sebenarnya disengaja. Rusia khawatir bahwa pertahanan rudal AS mungkin bisa menembak jatuh misilnya dalam perang nuklir.

Dengan menunjukkan sebuah rencana untuk “Status-6”, Rusia memperingatkan AS bahwa jika terus membangun sistem pertahanan semacam itu, maka Rusia akan menemukan cara lain untuk menyerang, dengan rudal yang tidak dapat dicegat.

”Apa yang saya baca tentang keseluruhan slide Status-6 adalah bahwa Rusia berusaha mengirimkan pesan kepada kami,” kata Geist, seperti dikutip National Public Radio, Sabtu (3/2/2018).

Podvig setuju bahwa bocoran “Status-6” mungkin hanya “tembakan” peringatan. Namun fakta bahwa dalam laporan terbaru Pentagon tentang senjata nuklir menunjukkan bahwa beberapa perencana perang menganggap gagasan Moskow itu serius.

Kunjungi juga : Situs Poker Indonesia

SelirQQ Situs Poker Indonesia Terpecaya Dan Terbaik

January 30, 2018 Add Comment
Kali ini kami akan memberikan informasi mengenai SelirQQ Situs Poker Indonesia Terpercaya Dan Terbaik. Situs ini merupakan situs yang sedang viral dan mulai terkenal pada awal tahun 2018 ini. Bukan hanya itu Situs Poker SelirQQ memberikan banyak pelayanan menarik sehingga banyak member atau pecinta permainan poker sangat nyaman bermain disini.

Situs Poker

Situs Poker SelirQQ sudah terbukti tidak memiliki robot atau admin dalam setiap permainannya. Kami berani jamin 100 persen bahwa setiap putaran dalam permainan murni player vs player. Dengan tidak adanya robot atau admin yang bermain sudah dipastikan kita akan merasa sangat nyaman dan kartu - kartu bagus akan sering kita dapatkan.

Jaminan kartu bagus ketika bermain di Situs Poker SelirQQ hamper bisa dikatakan hamper setiap putaran, bila dihitung persentase kemenanganya pasti akan mencapai lebih dair 80 persen. Jadi dengan modal ratusan ribu kita bisa memenangkan atau membawa pulang jutaan rupiah.

Bukan hanya itu situs ini juga menyediakan layanan livechat professional yang siap membantu kita selama 24 jam non-stop. Jadi bagi member atau pecinta permainan kartu online tidak perlu takut atau merasa kebingungan karena layanan customer service dari Situs Poker SelirQQ siap membantu.

Mengenai transaksi sudah akan sangat cepat karena untuk melakukan memproses deposit hanya membutuhkan waktu kurang dari 1 menit. Disinilah kelebihan yang dimiliki oleh Situs Poker SelirQQ. Untuk proses withdraw dibawah dana 20 juta hanya membuuthkan waktu 1 menit dan bila diatas 20 juta akan membutuhkan kurang dari waktu 3 menit.

Setiap kemenangan yang berhasil kita dapatkan walaupun dengan modal yang sangat kecil pasti akan dibayar secara lunas tanpa terkecuali, jika kita tidak melanggar aturan yang telah ditetapkan oleh Situs Poker SelirQQ. Salah satu kemenangan yang melanggar aturan ialah melakukan pemindahan chips.

Kemudahan bagi setiap member juga diberikan kepada member setia Situs Poker SelirQQ karena cukup dengan 1 userid kita sudah dapat mengakses 7 permainan berbeda. Permainan tersebut terdiri dari poker, bandarpoker, aduq, bandarq, sakong, capsasusun dan domino. Semua permainan tersebut dapat diakses melalui android atau iphone kesayangan kita. Jadi kita dapat memainkan permainan kapanpun dan dimanapun kita berada.

Untuk bonus tidak perlu diragukan lagi, setiap member ada bermain dalam jangka waktu seminggu dari hari jumat ke hari jumat, pasti akan mendapaktan bonus rollingan sebesar 0,3 persen dan akan dikalikan 0,5 persen jika berhasil mencapai turn over sebesar 400 juta. Jangan ragu untuk mengajak teman - teman kita untuk bergabung di Situs Poker SelirQQ karena setiap teman yang kita ajak telah bermain disini, kita akan mendapatkan bonus referral sebesar 20 persen.

Situs Poker SelirQQ mendapaktan support dari 5 bank terkenal di Indonesia yang terdiri dari :
  • Bank Central Asia (BCA)
  • Bank Negara Indonesia (BNI)
  • Bank Rakyat Indonesia (BRI)
  • Bank Mandiri
  • Bank Danamon
Inilah 5 bank yang memberikan dukungan penuh kepada Situs Poker SelirQQ. Tidakhanya itu situs ini juga menerima transaksi dalam bentuk E - Money yang terdiri dari :
  • Mandiri E - Cash
  • Doku Wallet
  • Paypro
  • Telkomsel Tcash
Jadi bagi kita yang belum sempat mempunyai rekening pribadi dapat melakukan pendaftaran di situs ini dan melakukan transaksi melalui E - Money. Untuk keterangan lebih lanjutnya dapat langsung menghubungi customer service yang telah disediakan oleh Situs Poker SelirQQ.

Kelebihan selanjutnya yang dimiliki oleh SelirQQ ialah segala jenis bank selain Bank Central Asia (BCA) sama sekali tidak memiliki offline. Semua transaksi yang dilakukan di Situs Poker SelirQQ dapat diproses jika telah memenuhi syarat yang ditentukan oleh situs ini.

Kumpulan Cerita Lucu

January 03, 2018 Add Comment

CERITA LUCU 1

TUHAN HILANG

disuatu desa di daerah batak ada kakak beradik bernama ucok dan poltak. mereka terkenal bandel, saking bandelnya semua orang di desa selalu mengaitkan semua kejadian kriminal dengan mereka, mulai dari maling ayam hingga judi. ibu mereka pusing melihata kelakuan keduanya dan membawa mereka ke pendeta
dipanggilah mereka satu persatu mulai dari ucok
pendeta: cok, ibu kau sudah tua, gak kasian kau liat dia???
ucok diam, sambil ngupil tidak menjawab
pendeta bertanya dengan senyum "kau tau Tuhan dimana???"
ucok cuek...
pendetah masih sabar walau mulai kesal, sekali lagi dia bertanya " ucok, kau tau Tuhan dimana????"
ucok mulai bingung dan menelan ludahnya dan menatap tajam ke arah pendeta
pendetapun mulai emosi, dengan suara keras dan membentak dia bertanya lagi "Tuhan ada dimana cokkk????!!!!"
ucok berteriak sambil lari keluar ketakutan "aku tidak tau"
di pintu keluar dia bertemu dengan poltak
poltak: kenapa kau cok??? pucat kali muka kau???? pak pendeta bilang apa??
ucok: gawat bang, Tuhan hilang!!!! pak pendeta pikir ktia yang curi!!!!

CERITA LUCU 2

Refleksi Tahun Baru

Gak ada gunanya klo ditahun depan kita cuma ngelakuin hal yang sama, so..cepet ambil kertas dan mulai catat apa aja yang belum kamu lakukan di tahun ini trus tempel di lemari;

Gak ada bedanya klo ditahun depan kita hanya jadi orang yang sama, so..segera telpon pimpinan kamu kemudian bilang,"Pak saya mau naek pangkat!";

Gak ada bagusnya klo ditahun depan kita tetep menggunakan wajah yang sama
so.....cari segera dokter ahli operasi plastik dan bilang,"Dok,saya mau ganti wajah jadi Brad Pitt !

Gak ada enaknya klo ditahun depan kita hanya bertemu dan bergaul dengan orang-orang yang sama, so..segera bicara dengan istri kamu, "Dik,aku boleh kawin lagi kan?"

CERITA LUCU 3

BOM dan SERSAN

Cerita ini terjadi di sebuah gedung yg dipasangi BOM waktu. Seorang SERSAN bertugas
menjinakan BOM dgn dipandu via radio oleh
komandannya

"Kijang satu ke kijang dua. Bagaimana kondisi disana?? - Ganti" | "Saya
didpn BOM yg akan meledak komandan, mohon
instruksi - Ganti"

"Tolong bersihkan area dulu sersan !" | "Maksudnya, saya nyapu dan ngepel
dulu ya komandan? Mohon insruksi ! Ganti "

"Bukaaan ! Semprul km ! Ambil radius beberapa mt dr pusat BOM lalu bersihkan area
tsb dr obyek yg bs membahayakan" | "Siap
Komandan !! "

*tak brp lama* "Lapor Komandan, area sdh dibersihkan. Ganti" | "Oke, skrg km
fokus ke BOM !! Brp menit waktu yg tersisa
sersan ?"

"Skrg menunjukan hitungan mundur 15:00:56 komandan !!" | "Berarti km masih punya waktu 15 menit, Cepat buka tutup
BOMnya pake obeng !"

"Kalo saya buka nanti garansinya batal donk komandan?" | "SEMPRUL KAMU !!
Emank barang elektronik pake garansi? Cepat
Bongkar !!" | "SIAP"

"BOM sdh terbuka komandan sekarang ada bnyk kabel, mohon instruksi Ganti"|
"Skrg potong kabel yg terdekat " | "Siap,
Laksana...!"*prettt*

Tiba2 pembicaraan terpotong, kondisi markas Heboh dan komandanpun marah
marah sambil memaki kebodohan si sersan.

"Itu prajurit dr mana sih? Goblok dihabisin sendiri. Saya suruh potong kabel di BOM
itu, bukan kabel hedset yg nempel di badan dia !!
"

Agen Poker Lalu operator mengaktifkan komunikasi cadangan , begitu nyala terdengar suara
"kemana-kemana-kemana" ternyata lagunya
ayu tingting !!

Komandan dan anak buahnya di markas mendengarkan dgn geram. Akhirnya stelah
10detik SERSAN mengangkat jg dgn santai

"Panggilan dicopy, siap menerima instruksi " | "HEHH !! Itu tadi kamu apaan? Saya
panggil kok ada suara musik seperti itu HAHH ??

"Itu namanya RBT komandan, skrg kan udah biasa" | " ini jalur militer sersan !!
jgn main2 kalo berhadapan dgn BOM, MENGERTI?" |
"SIAP"

Dimarkas, komandan liat buku nyari data tentang BOM jenis apa itu "Sersan ! Tlg
dicari dr mn asalnya yg tadi ! Saya tunggu
datanya !! "

"Asalnya dr Depok komandan, nama penyanyinya Ayu Tingting " | "Arghh... Saya
minta data BOMnya bukan RBT yg tadi" | "Oh maap
komandan "

"BOM sudah dilokalisir, ada 4 kabel, minta instruksi" | " skrg potong kabel hijau " |
"siap" | "bgmn sersan? Sdh mati? " | " belum "

"Tadi km ptong kabel warna apa?" | "Hijau komandan" | "ap gk salah potong km?" |"sumpah tadi sy ptong yg ijo, mungkin komandan yg salah"

" Monyong, udah salah pake ngeyel. Skrg tinggal kabel warna apa aj?" | "Merah, Hitam dan Hijau" | " HAH ! Knp yg hijau masih ada?"

"Lah, yg hijau memang ada 2 komandan 1 hijau daun & 1 lg hijau langit" | " o_0
NGACO !! Langit itu biru bkn hijau | tp dikampung
saya ijo

"KOPLAK !! Berarti yg km potong tadi yg ijo langit?" | " ya komandan, siap menerima
instruksi " | " Dasar GOBLOK "*sambil geleng2
kepala"

Komandan ngomelin ajudannya "Bilangin Personalia, lain kali klo mau rekrut
anggota tanya dulu apa warna langit
dikampungnya"

Terdengar si SERSAN panik "Kondisi darurat ! BOM akan meledak, mohon instruksi" | "
OK, ikuti kata2 saya " | "SIAP"

"assyhadualla" | "ASSYHADUALLA" | "illa..." | "ILLA..." *sersan bingung* | "haillallah"| "HAILLALLAH"|"waassyhaduanna"|"WAASSYHADUANNA" | "muhammadarrosullullah" | "MUHAMMADARROSULLULLAH"
"*tambah bingung*"..?!?!?"

DUUUAAARRRRR !!! *TAMAT*

CERITA LUCU 4

Kepintaran seorang JONY

Polisi : Gimana kejadiannya, kamu menabrak 50 orang dalam suatu kecelakaan mobil!?
Jony : waktu ngendarain mobil, kecepatannya 95 km/jam. Waktu di pertigaan, baru nyadar kalo remnya blong, dibelokan kiri ada dua orang pria, sedangkan dikanan ada pesta ulang taun manula. Kalo bapak milih yang mana?
Polisi : mendingan ke kiri, korbannya bakalan lebih sedikit.
Jony : iya, saya juga mikir gitu pak!
Polisi : tapi kenapa orang yang sedang ngerayain ultah kena juga?
Jony : nah, masalahnya kan tadi saya milih nabrak dua orang pria yang dikiri. Eh, yang ketabrak cuman seorang, seorang lagi lari ke pesta ultah yang ada dikanan, ya udah..saya kejar sampe ke pesta ultah pak!
Polisi : :Huuuuhhhh Dasarrrrr Somplaxxxx

CERITA LUCU 5

Nyonya dan Inah ( Please Don't Try this at home….)
Nyonya yang curiga suaminya main gila sama pembantunya membuat strategi untuk menjebak suaminya.
Nyonya : Inah sini kamu, malam ini saya akan tidur di tempat kamu? kamu tidur diatas di sofa ibu yah!
Inah : Yang bener nyah? (sambil garuk garuk kepala)
Nyonya : "Sudah kamu jangan banyak nanya, Tak Pecat kamu mau!?!?
Inah : ba…ba….ba..baik nyah
Nyoya : (dalam hatinya) "nanti malah saya jebak tuh suami gatel"
malam pun tiba rencana segera dilaksanan, si Inah naik keatas dan si Nyoya masuk kekamar inah, ditutup dengan kain dan mematikan lampu. Malam semakin larut dan benar ada seorang masuk dan dimulailah pertempuran.
"Kok punya suami gue kayanya lebih gede apa dia pake obat Cobra yah" pikir nyonya dalam hati. Tapi karena ia menikmatinya maka tertidurlah si nyonya
Akhirnya malam kedua pun rencana dilaksanakan, dan benar, ada seseorang masuk kembali menyelinap, si nyoya sudah siap dengaan jebakannya, pertempuran di kasur pun dimulai. Tapi lagi-lagi si nyonya tertidur karena begitu menikmati.
Di Pagi harinya si Nyonya memanggil Si Inah:
Nyonya: Inah nanti malam saya tidur di tempat kamu lagi yah? (sambil merayu)
Inah : Wah jangan nyah, nanti saya Durhaka!!
Nyonya : Durhaka kamu bilang!? emang kenapa?
Inah : Saya mau jujur nyah, malam pertama tuh yang masuk si Arta tukang kebun Nyoyah, malam kedua tuh yang masuk si Bahlul supir nyonya, nah nanti malam tuh giliran si………
Nyonya : (Sambil duduk lemas) siiiiapaa Nah???
Inah : ANAK NYONYAH …….?
Nyonya : APAAAAHHHHHH!!!!!!!

Rouhani Meminta Semua Untuk Tenang Ketika Protes Iran Terus Berlanjut

January 01, 2018 Add Comment

IDBGroup - Setelah empat hari demonstrasi langka yang mengguncang Iran, Presiden Hassan Rouhani mencoba menenangkan negaranya pada hari Minggu, dengan mengatakan bahwa orang memiliki hak untuk melakukan demonstrasi dan mengakui kekhawatiran publik atas ekonomi dan korupsi.

"Kami adalah negara yang bebas, dan berdasarkan Konstitusi dan hak kewarganegaraan, orang benar-benar bebas untuk mengekspresikan kritik mereka dan bahkan protes mereka," kata Rouhani, menurut PressTV yang dikelola pemerintah.

Namun dia juga mendesak orang-orang Iran untuk tidak menggunakan kekerasan, setelah laporan pemrotes menyerang bank dan bangunan kota di seluruh negeri, termasuk sebuah gedung pemerintah daerah di Teheran.

Protes tersebut merupakan demonstrasi besar pertama di Iran sejak 2009, ketika orang turun ke jalan untuk menantang hasil pemilihan presiden yang membuat seorang pemimpin garis keras berkuasa dan secara luas dianggap sebagai orang yang curang. Rouhani, seorang moderat, mulai berkuasa pada tahun 2013 .

Kerusuhan baru-baru ini dimulai sebagai sebuah demonstrasi mengenai kenaikan harga dan cepat tumbuh menjadi pencurahan kemarahan nasional terhadap pemerintah, termasuk di atas korupsi.

Pada tahun 2009, para pemrotes mendukung para reformis, namun kini ketidakpuasan mereka tampak bersamaan dengan pemimpin mereka pada umumnya.

Dalam sebuah tindakan pembelaan yang luar biasa berani, beberapa pemrotes di Teheran dan di tempat lain meminta pengunduran diri pemimpin tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, dan para saksi menggambarkan kerumunan orang sambil berteriak, "Meninggal pada diktator" dan "Clerics harus tersesat."

Video yang dibagikan di media sosial menunjukkan polisi di Teheran menembaki meriam air untuk mencoba membubarkan demonstran di Lapangan Ferdowsi, Reuters melaporkan, meskipun rekaman tersebut tidak dapat dikonfirmasi secara independen.

Dua pemrotes dilaporkan tewas dalam beberapa hari terakhir di kota Dorud, dan ada laporan tentang puluhan orang ditangkap di seluruh Iran.

Dengan media berita Iran yang dikontrol ketat, tetap sulit untuk menilai sejauh mana demonstrasi tersebut terjadi. Tapi mereka cukup parah sehingga Mr. Rouhani merasakan kebutuhan untuk meresponsnya.

Televisi negara juga mengatakan pihak berwenang untuk sementara membatasi akses ke Instagram dan aplikasi pesan Telegram, untuk "menjaga perdamaian." Laporan tentang demonstrasi telah menyebar di platform semacam itu.

Protes tersebut berkobar melawan latar belakang kelesuan ekonomi yang dalam di Iran, diselingi oleh kenaikan harga dan tingkat pengangguran yang tinggi, terutama di kalangan kaum muda.

Rouhani dengan tegas memenangkan pemilihan ulang pada bulan Mei , sebagian karena harapan Iran bahwa negaranya yang sukses dalam negosiasi kesepakatan nuklir penting pada tahun 2015 dengan kekuatan asing yang besar, termasuk Amerika Serikat, akan membawa kebangkitan ekonomi dan kemakmuran yang lebih besar di negara 80 juta.

Harapan mereka, bagaimanapun, sejauh ini telah berubah menjadi kekecewaan. Terlepas dari pelonggaran sanksi ekonomi terkait nuklir dan peningkatan penjualan minyak - pembatasan paling utama ekspor-inti Amerika Iran, termasuk larangan penggunaan sistem perbankan Amerika Serikat secara Iran, tetap di tempat, sangat membatasi usaha Iran untuk menjadi kurang terisolasi secara ekonomi. .

Sementara beberapa perusahaan multinasional nama besar, seperti Total dan Renault Prancis , telah terlibat dengan Iran sejak kesepakatan nuklir mulai berlaku, banyak perusahaan asing enggan untuk membuat komitmen besar di negara ini. Dan ancaman Presiden Trump untuk membatalkan kesepakatan nuklir telah memberi investor potensial di Iran lebih banyak alasan untuk ragu.


Kegagalan Rouhani untuk memperbaiki penghidupan masyarakat semakin diperparah oleh lonjakan harga baru-baru ini dalam bentuk pokok seperti telur, ditambah dengan rencana pemerintah untuk secara tajam mengurangi subsidi yang oleh banyak orang Iran biasa terima. Jadi kebencian terhadap pemerintah atas masalah ekonomi tidak terduga.

Sementara pihak berwenang Iran tampak terkejut dengan spontanitas dan kecepatan demonstrasi, analis dari luar memiliki sedikit keraguan bahwa Ayatollah Khamenei dan bawahannya akan menggunakan kekuatan untuk menekan mereka jika mereka merasa perlu. Dan tidak banyak yang menunjukkan bahwa para pemrotes memiliki pemimpin atau pesan yang kohesif, seperti yang terjadi pada pemberontakan tahun 2009.

"Sebaliknya, demonstrasi yang sedang berlangsung menunjukkan tidak ada tuntutan yang jelas, tidak ada kepemimpinan atau organisasi, dan tersebar di sekitar Iran," Cliff Kupchan, ketua Eurasia Group, sebuah konsultan risiko politik yang berbasis di Washington, mengatakan dalam sebuah nasihat yang diemailkan. untuk klien pada hari Minggu

Agen BandarQ Tapi dia juga mengingatkan: "Kerusuhan memang tidak dapat diprediksi - beberapa hari mendatang bisa berubah tak terduga. Tanda-tanda kejutan meliputi; pemimpin atau kelompok pemimpin kecil muncul, manifesto yang pasti, dan demonstrasi yang jauh lebih besar. "

Trump menggandakan kritiknya terhadap pemerintah Iran pada hari Minggu. Dia diposting di Twitter : "Orang-orang akhirnya bijak bagaimana uang dan kekayaan mereka dicuri dan disia-siakan dalam terorisme. Sepertinya mereka tidak akan tahan lagi. Amerika Serikat sangat memperhatikan pelanggaran hak asasi manusia! "

Dalam sebuah tanggapan yang jelas terhadap Mr. Trump pada hari Minggu, Rouhani mengatakan: "Orang yang saat ini di Amerika ingin bersimpati dengan orang-orang kita telah lupa bahwa beberapa bulan yang lalu dia menyebut teroris Iran," menurut PressTV. "Orang yang melawan bangsa Iran dari ujung rambut hingga ujung kaki ini tidak punya hak untuk merasa kasihan kepada rakyat Iran."

Senator Lindsey Graham, Republikan dari South Carolina, mengatakan bahwa dia telah berbicara dengan Mr. Trump di telepon pada hari Minggu pagi untuk mendesaknya agar lebih kuat dengan pemerintah Iran. "Itu tidak cukup untuk ditonton," Graham berkata pada CBS "Face the Nation." "Presiden Trump sedang menukar dengan sangat simpati kepada orang-orang Iran. Tapi Anda tidak bisa menciak di sini. Anda harus menyusun rencana. "

Mr Trump kemudian tweeted tentang memblokir Iran dari beberapa media sosial, mengatakan bahwa pihaknya terus demonstran damai dari berkomunikasi. Dia menambahkan, "Tidak bagus!"

Pada hari Minggu, kepala eksekutif Telegram, Pavel Durov, mengkonfirmasi bahwa aplikasi tersebut telah diblokir, memasang sebuah pernyataan di Twitter yang mengatakan, "Otoritas Iran mulai memblokir Telegram di Iran hari ini setelah kami secara terbuka menolak untuk menutup saluran pemrotes Iran yang damai."

Dia menambahkan: "Kami bangga bahwa Telegram digunakan oleh ribuan saluran oposisi besar-besaran di seluruh dunia. Kami menganggap kebebasan berbicara sebagai hak asasi manusia yang tak terbantahkan, dan lebih suka diblokir di negara oleh otoritasnya daripada membatasi ekspresi pendapat alternatif yang damai. "

Baca juga : Sekali Mengatakan Ribuan Kata di Amazon Sekarang Dia Adalah Satu-satunya

Bagi Pelatih Muda, Tradisi Adalah Salah Satu Lawan Terberat

December 31, 2017 Add Comment
IDBGroup - Saat gol kedua masuk, Ian Cathro merasakan pergeseran. Cathro, pelatih Heart of Midlothian, tidak menyerah dalam permainan: Timnya turun hanya 2-1 untuk mengunjungi Dunfermline dalam pertandingan Piala Liga Skotlandia mereka, dengan sebagian besar babak kedua untuk dimainkan. Masih ada lebih dari cukup waktu untuk menggambar level, bahkan mungkin terus menang.

Tapi Cathro yang berusia 31 tahun bisa merasakan cukup adanya perubahan dalam "suasana" untuk mengetahui bahwa menyelamatkan wajah tidak akan menyelamatkan kulitnya. Dia baru bekerja delapan bulan lagi. Sejak awal, tekanannya sedemikian rupa sehingga pada titik-titik, dia bercanda, dia mengira "nama depannya adalah Under Fire: Under Fire Ian."

Dia telah mencoba untuk memblokirnya, untuk melanjutkan pekerjaannya, tapi dia tidak buta terhadapnya. Dia tahu cukup baik untuk menyadari tujuan kedua itu, katanya, berarti "kebakaran telah dinyalakan."

Dia benar. Dua hari kemudian, direktur sepakbola Hearts, Craig Levein, menelepon Cathro ke kantornya. Keduanya saling mengenal selama lebih dari satu dekade. Levein, untuk beberapa waktu, telah menjadi semacam pelindung dan mentor untuk Cathro. Namun, sekarang, orang-orang itu harus memiliki "obrolan singkat dan tidak menyenangkan." Beberapa jam kemudian, Hearts mengeluarkan pernyataan saham , penuh dengan omong kosong, mendokumentasikan pemecatan tersebut sebagai "keputusan yang sulit, dibuat dengan enggan."

Selain waktu pertandingan - pertandingan piala Dunfermline terjadi pada 29 Juli, yang berarti bahwa Cathro telah dipecat sebelum musim kompetisi dimulai - semuanya terasa rutin.


Di Skotlandia, seperti di setiap liga, manajer dipecat dengan keteraturan numbing. Sampai awal November, klub Skotlandia menolak satu minggu: 13 minggu musim ini, 13 manajer pergi. Di sebuah negara dengan hanya 42 tim di empat divisinya, tingkat itu cukup tinggi, tapi hampir tidak biasa. Pada tahun 2015, UEFA memeriksa 60 liga di seluruh benua dan menemukan bahwa di 44 di antaranya, lebih dari setengah klub mengubah manajer di beberapa titik dalam musim ini.

Ini adalah profesi singkat dan brutal, dan terutama bagi pendatang baru: Di Inggris, dari 60 persen sampai 70 persen manajer pertama kali tidak pernah mendapatkan pekerjaan lain: Satu pemogokan dan, lebih sering daripada tidak, Anda berada di luar. Craig Shakespeare, yang memulai musim ini sebagai manajer Leicester City namun kini telah menerima kembalinya kehidupan sebagai asisten, dapat membuktikan hal itu. Jadi Cathro, di permukaan, hanya statistik, tidak berbeda dengan lusinan lainnya dalam posisinya di Inggris dan ratusan lainnya di seluruh Eropa.

Kecuali itu, dalam satu hal penting, dia berbeda. Sejak saat Hearts menunjuk Cathro pada bulan Desember 2016, dia mendapati dirinya, tanpa disadari tapi tidak sepenuhnya tiba-tiba, di tengah perang budaya. Cathro adalah eksperimen hebat sepak bola Skotlandia.

Arti pentingnya terletak pada latar belakangnya. Di sebagian besar Eropa, gagasan bahwa pelatih tidak harus menjadi pemain tidak kontroversial: Maurizio Sarri, seorang pelatih karir, memimpin Serie A bersama Napoli; Bundesliga Jerman memiliki keseluruhan barisan manajer muda yang cerdas tanpa pengalaman bermain, dipimpin oleh Hoffenheim Julian Nagelsmann; Portugal telah menghasilkan, dalam beberapa tahun terakhir, tidak hanya José Mourinho tapi Andre Villas-Boas, keduanya merasa hidup lebih mudah di touchline daripada lapangan.

Di Skotlandia, seperti di Inggris, bagaimanapun, karir bermain masih dianggap sebagai prasyarat, dan Cathro tidak memilikinya. Yang dia punya lebih dari satu dekade pengalaman melatih elit, dimulai saat remaja di Dundee, di Portugal, Spanyol, dan kemudian, bersama Newcastle, di Liga Primer dan Kejuaraan.

Kepada beberapa orang yang mengajukan banding: Nagelsmann asli, orang luar yang mungkin bisa mengguncang dunia sepak bola Skotlandia yang hampir mati. Bagi orang lain, itu adalah kesalahan fatalnya. Bagaimana dia bisa mengharapkan perintah jika dia tidak pernah dilayani?


Kris Boyd, seorang striker perjalanan, dengan jelas menganggap Cathro sebagai salah satu jenis pelatih modern yang "membuka laptop mereka" untuk merencanakan sebuah sesi. Stephen Craigan, mantan pemain dan sekarang seorang analis televisi, mencemooh gagasan bahwa Cathro adalah "pelopor sepak bola." "Dia bukan Thomas Edison," kata Craigan. "Dia tidak menemukan bola lampu itu."

Cathro itu tidak pernah mengajukan klaim seperti itu. "Negatif itu merupakan reaksi positif," katanya. "Mereka bereaksi terhadap gagasan bahwa saya adalah anak jenius. Ada perasaan palsu tentang diriku yang menganggap diriku sesuatu. "

Agen BandarQ - Dia tahu, tentu saja, bahwa akan ada "reaksi campur aduk" terhadap pengangkatannya, hal yang tidak akan dia dapatkan seandainya dia "bermain untuk tim divisi dua selama 10 tahun," tapi dia langsung menolak bagaimana dia dibingkai. Cathro tidak pernah menganggap dirinya orang

"Saya masih di dalam," katanya. "Saya berada di sana setelah mendapat kemenangan besar di semifinal Piala Portugal, dan saya berada di sana saat ada sisa pertandingan yang dimulai di Liga Primer. Saya tidak menendang bola dan saya tidak melempar pukulan, tapi saya adalah bagian dari pekerjaan itu. Aku sudah merasakannya. "

Dia bersikeras dia tidak pernah merasa pesannya tidak sampai ke pemainnya. Tuduhan bahwa dia tidak dapat berkomunikasi - bahwa dia tertutup, jauh, hanya nyaman di depan laptopnya - berasal dari "gambaran awal tentang diri saya bahwa beberapa orang telah memutuskan tanpa melihat pekerjaan saya," katanya. "Itu bahkan tidak dekat dengan kebenaran."

Dia "tidak pernah merasakan penghalang" dengan para pemain di Hearts karena latar belakangnya. "Mereka percaya akan hal itu, meskipun kami tidak pernah memiliki validasi hasil." Tony Watt, seorang striker yang meninggalkan klub segera setelah Cathro tiba, mengatakan bahwa pelatih tersebut "tahu bagaimana cara masuk ke dalam kepala seseorang." Cathro mengatakan bahwa pemain lain mengatakan kepadanya Dia telah dihubungi oleh seorang wartawan yang bertanya "seperti apa anak ini, seolah-olah saya telah jatuh dari bulan."

Cathro tahu "tontonan" pengangkatannya membuat beberapa orang di Hati merasa tidak nyaman, tapi dia selalu merasa bisa mengatasi perlawanan, dan menenangkan kritik, seiring berjalannya waktu. "Perasaan saya adalah untuk mengabaikan segalanya, mencucinya, dengan keyakinan bahwa itu akan berhenti jika saya menang," katanya.

Namun, dia sama sekali tidak menang, atau setidaknya dia sama sekali tidak menang. Melihat ke belakang, Cathro menyoroti permainan ketiganya yang bertanggung jawab sebagai yang penting: Hati yang dipimpin oleh 2-0 pada babak pertama, dan dia merasa "semuanya masih hidup, kami yakin, tinggi, ini akan menjadi baik," tapi entah bagaimana timnya dibikin kalah, 3-2. "Begitulah malam semuanya seharusnya berhenti," kata Cathro. "Tapi malam ini api mulai menyala."

Keraguan, sejak saat itu, semakin bertambah keras; api menjilat lebih tinggi. "Ini menciptakan iklim yang sulit bagi semua orang," katanya. Hati kelima di Liga Primer Skotlandia, sekitar 60 poin di belakang juara bertahan Celtic.

Menjelang akhir Juli, Cathro merasakan keputusan telah dibuat. Gol kedua Dunfermline hanya memvalidasi mereka. Eksperimen besar Skotlandia tampaknya berakhir, kaum modernis diarahkan oleh kaum tradisionalis, dan karir manajerial Cathro - secara statistik, paling tidak - bersamaan dengan itu.

Itu bukan bagaimana menurutnya ceritanya, apapun ramifikasinya yang lebih luas, akan berakhir. Cathro telah menghabiskan enam bulan terakhir untuk menganalisis semua hal yang dia lakukan di Hati dalam detail terperinci: Dia telah melalui setiap sesi pelatihan, setiap pertandingan, setiap konferensi pers, setiap wawancara. "Ini menyoroti area yang perlu saya kerjakan," katanya. "Saya telah melihat setiap bagian dari bagaimana saya memproyeksikan diri saya kepada semua orang yang melihat."

Dia telah menghasilkan cetak biru tentang bagaimana dia ingin timnya bermain, dengan dan tanpa bola, bahwa ia telah menyerahkan semua klub yang telah menyatakan ketertarikannya pada jasanya. Dia telah mengumpulkan beberapa video juga. Dengan begitu, katanya, "mereka tahu persis apa yang mereka beli dari saya, dan saya tahu tugas saya adalah mengantarkannya."

Dia akan meluangkan waktunya untuk langkah selanjutnya; Terlalu banyak karir mudanya, katanya, telah dihabiskan "terburu-buru." Kemungkinan besar tidak akan terjadi di Skotlandia, tapi akan ada langkah selanjutnya, dia yakin akan hal itu.

"Saya bukan orang yang patah atau apapun," katanya. "Saya ingat pernah mengatakan saat berada di Hati bahwa tidak peduli apa yang terjadi, saya tidak akan kehilangan keyakinan apa pun yang saya yakini, bagaimana saya berpikir, apa yang saya lakukan. Saya belum memilikinya. "Ceritanya belum berakhir, dan juga bukan pertarungan gagasan yang telah ia wakili. Sekarang, dia merasa sedikit lebih tua, sedikit lebih bijak. Lain kali, itu tidak akan seperti percobaan.

Baca juga : Paul Pogba Memprediksi Harga Transfer Dele Alli Akan Melewati Neymar

A Nation Menjawab Permintaan Boy yang Tersedu: 'Kenapa Mereka Mengganggu?'

December 28, 2017 Add Comment

IDBGroup - Ketika Kimberly Jones menjemput anaknya, Keaton, dari sekolah di Knoxville, Tenn, daerah pekan lalu, dia memintanya untuk merekam video dirinya di mobil.

Keaton akan pulang lebih awal - bukan untuk pertama kalinya, kata Ms. Jones - karena dia takut makan siang di sekolah. Teman sekelas, dia mengatakan kepada ibunya, telah menuangkan susu ke dia dan memasukkan ham ke dalam pakaiannya.

"Mereka mengolok-olok hidung saya," katanya dalam video tersebut , yang dikirim Ms. Jones di Facebook pada hari Jumat dengan sebuah permohonan agar orang tua berbicara kepada anak-anak mereka tentang intimidasi. "Mereka menyebut saya jelek. Mereka bilang aku tidak punya teman. "

"Mengapa mereka menggertak? Apa gunanya? Mengapa Anda menemukan sukacita dalam mengambil orang yang tidak bersalah dan menemukan cara untuk bersikap jahat terhadap mereka? "Dia bertanya, terisak-isak. Dia menambahkan: "Orang yang berbeda tidak perlu dikritik soal itu. Itu bukan salah mereka. "
Pada hari Minggu malam, video tersebut telah dilihat 20 juta kali di Facebook sendiri, membawa perhatian pada masalah dogma masa muda yang membandel - dan banjir dukungan untuk Keaton. Tapi ceritanya sedikit berubah pada hari Senin, ketika pengguna Twitter memasang tangkapan layar posting Facebook lama oleh Ms. Jones, termasuk gambar dari bendera pertempuran Konfederasi.

Dalam sebuah wawancara dengan CBS pada hari Selasa, Ms. Jones mengatakan bahwa gambar-gambar itu adalah "satu-satunya dua foto di seluruh planet saya sehingga saya berada di dekat bendera Konfederasi." Dalam sebuah wawancara terpisah , dia mengatakan kepada "Good Morning America" ​​bahwa dia " benar-benar menyesal "untuk posting lain yang secara luas dibagikan sebagai bukti rasisme.

Banyak tinta telah tumpah tentang intimidasi di era internet, namun video Keaton menggarisbawahi bahwa varietas kuno - kafetaria mengejek, kekerasan fisik - masih sangat hidup.

Ribuan orang, termasuk banyak selebritis, menulis di media sosial bahwa mereka juga telah diintimidasi dan mendesak agar Keaton tetap kuat.

Jarrett Guarantano, seorang quarterback di University of Tennessee, memposting foto dirinya dengan Keaton, yang dia sebut "tunangan terbaiknya". Kelsea Ballerini, penyanyi country dan Knoxville asli, menyatakan bahwa saat dia berada di kota lain, dia akan "masuk ke ruang makan bersama Anda dan melihat pengganggu mengatakan bahwa mereka menyesali Anda." Aktris "Orang Asing" Millie Bobby Brown, yang berusia 13 tahun, men-tweet , "Saya ingin menjadi teman Anda."
Delanie Walker, ujung yang ketat untuk Tennessee Titans, menawarkan Keaton dan tiket keluarganya ke pertandingan Malam Tahun Baru melawan Jaguar Jacksonville. Dalam sebuah video singkat , dia membaca sebuah puisi yang dikaitkan dengan Buddha dan mengatakan kepada Keaton, "Anda bisa menjadi siapa pun yang Anda inginkan."

Aktor LeVar Burton meyakinkan Keaton bahwa dia "tidak sendiri." Chris Evans, yang berperan sebagai Captain America, menawarkan tiket ke pemutaran perdana film "Avengers" tahun depan - Mengasyikkan Keaton, yang mengatakan kepada "Good Morning America," "Sudah mimpi saya sejak saya masih kecil bagi Kapten Amerika untuk mengetahui siapa saya. "

Keaton bahkan mendapat pesan dari Luke Skywalker.

"Mereka hanya cemburu karena Anda sangat pintar & tampan," Mark Hamill, yang bermain Skywalker dalam film "Star Wars", tweeted .

Pada hari Senin, saat posting Facebook menyebar di media sosial, pertanyaan juga diajukan tentang motivasi Ms. Jones dalam berbagi cerita Keaton, namun dengan sedikit bukti kuat.

Petarung bela diri campuran Joe Schilling berbagi tangkapan layar dari sebuah pertukaran dengan pengguna Instagram yang bernama kimberlyjones_38 di mana pengguna membuat pernyataan rasis, namun tidak ada indikasi bahwa akun tersebut sebenarnya milik Ms. Jones.

Pada Senin siang, akun Instagram dan kampanye GoFundMe yang telah dikaitkan dengannya telah dihapus. Juru bicara GoFundMe, Bobby Whithorne, mengatakan bahwa kampanye tersebut telah dihapus sebelum uang dikumpulkan karena "identitas penyelenggara kampanye tidak sesuai dengan siapa pun yang terkait dengan keluarga tersebut."

Agen BandarQ Kampanye GoFundMe yang lain, yang dimulai oleh seseorang bernama Joseph Lam, mengumpulkan lebih dari $ 58.000 dalam dua hari, namun Mr. Lam mengakui bahwa dia tidak memiliki hubungan dengan keluarga tersebut; dia menulis dalam deskripsi kampanye bahwa dia hanya "menemukan" video Ms. Jones di Facebook dan "merasa terdorong untuk membantu." Pada hari Senin, dia menghentikan kampanye tersebut.

Ketika ditanya apakah GoFundMe telah memverifikasi bahwa dana yang telah dikumpulkan akan masuk ke Keaton, Mr. Whithorne mengatakan bahwa perusahaan tersebut bekerja dengan Mr. Lam untuk memastikannya.

"Ketika orang asing memulai sebuah kampanye dan tidak memiliki hubungan langsung dengan individu yang mereka dukung, dana dikumpulkan oleh pemroses pembayaran kami, yang diadakan, dan kemudian hanya dilepaskan hanya untuk orang yang disebut sebagai penerima manfaat," tulisnya. dalam email "Semua dana ditangguhkan sampai kami menerima informasi tambahan dari penerima manfaat kampanye ini."

Perhatian masyarakat terhadap bullying cenderung datang dalam gelombang, bergelombang di sekitar kasus seperti Keaton sebelum jatuh lagi. Dalam beberapa kasus yang dipublikasikan dengan baik dalam beberapa tahun terakhir, intimidasi begitu mengerikan sehingga korban telah bunuh diri.

Beberapa penelitian, termasuk tinjauan tahun 2008 oleh para periset di Yale dan yang lainnya diterbitkan di JAMA Pediatrics pada tahun 2014, telah menemukan hubungan antara intimidasi dan bunuh diri.

Dalam videonya, melalui air matanya, Keaton mengatakan kepada pemirsa: "Jika Anda diolok-olok, jangan biarkan hal itu mengganggu Anda. Tetap kuat, kurasa. "

"Mungkin akan lebih baik suatu hari nanti," katanya, terdengar tidak yakin.

Baca juga : Sekali Mengatakan Ribuan Kata di Amazon Sekarang Dia Adalah Satu-satunya

Sekali Mengatakan Ribuan Kata di Amazon Sekarang Dia Adalah Satu-satunya

December 27, 2017 Add Comment


IDBGroup - Amadeo García García bergegas ke hulu kanonya, memasuki perkemahan yang tersembunyi dan bobrok dimana saudaranya Juan terbaring sekarat.

Juan tertawa terbahak-bahak dan bergetar tak terkendali saat demamnya naik, melawan malaria. Saat Amadeo menghiburnya, orang sakit itu bergumam kembali dengan kata-kata yang tidak dimengerti orang lain di Bumi.

Je'intavea ' , dia mengatakan bahwa hari yang terik pada tahun 1999. Saya sangat sakit .

Kata-kata itu adalah kata Taushiro. Sebagai misteri bagi ahli bahasa dan antropolog, bahasa tersebut diucapkan oleh suku yang lenyap ke hutan lembah Amazon di Peru beberapa generasi yang lalu, dengan harapan dapat menyelamatkan diri dari penjajah yang senjata dan penyakitnya membawanya ke ambang kepunahan.

Sebuah tikungan di "sungai liar", seperti yang mereka sebut, melindungi kedua bersaudara tersebut dan 15 anggota lainnya dari suku mereka. Klan tersebut melindungi pemukiman mungilnya dengan cincin lubang dalam, dengan ahli disembunyikan oleh selembar daun dan batang tipis. Mereka menyimpan bungkus anjing penyerang untuk menghentikan orang luar mendekat. Bahkan pada akhir abad ke-20, beberapa orang luar pernah melihat Taushiro atau mendengar bahasa mereka di luar pemburu sesekali, beberapa misionaris Kristen dan penyadap karet bersenjata yang datang setidaknya dua kali untuk memperbudak suku kecil tersebut.

Tapi pada akhirnya tidak ada gunanya. Tanpa senapan atau obat-obatan, mereka sangat ingin mati.

Seorang jaguar membunuh salah satu anaknya saat ia tidur. Dua lagi saudara kandung, digigit ular, tewas tanpa antivenom. Seorang anak tenggelam dalam arus. Seorang pemuda berujung mati saat berburu di hutan.

Lalu datanglah penyakitnya. Campak pertama, yang membawa ibu Juan dan Amadeo. Akhirnya, bentuk malaria yang fatal membunuh ayah mereka, patriark suku tersebut. Tubuhnya dimakamkan di lantai rumahnya sebelum bangunan itu dibakar ke tanah, mengikuti tradisi Taushiro.

Jadi pada saat Amadeo menggiring adiknya yang sekarat ke sampan hari itu, mereka adalah satu-satunya yang tersisa, budaya terakhir yang pernah berjumlah ribuan. Amadeo meluncur ke kota yang jauh, Intuto, yang berada di rumah sebuah klinik. Kerumunan orang berkumpul di dermaga sungai kecil untuk melihat siapa orang yang sekarat itu, yang hanya mengenakan cawat yang terbuat dari daun palem.

Guncangan Juan segera berubah menjadi kekakuan. Dia melayang masuk dan keluar dari kesadaran, akhirnya menatap Amadeo.

Ta va'a ui , katanya akhirnya. Saya sekarat .

Lonceng gereja berdering sore itu, membiarkan penduduk desa tahu bahwa pengunjung yang tidak biasa itu telah meninggal.

"Anehnya betapa tenangnya Amadeo," kata Tomás Villalobos, seorang misionaris Kristen yang bersamanya saat Juan meninggal. "Saya bertanya kepadanya, 'Bagaimana perasaan Anda?' Dan dia berkata kepada saya: 'Sudah berakhir sekarang untuk kita . '"

Amadeo mengatakannya terbata-bata, dalam bahasa Spanyol yang patah, satu-satunya cara dia bisa berkomunikasi dengan dunia sejak saat itu. Tidak ada orang lain yang berbicara bahasanya lagi. Kelangsungan hidup budayanya tiba-tiba turun ke satu-satunya orang yang rumit.

Beban yang tak terduga

Sejarah manusia dapat ditelusuri melalui penyebaran bahasa. Kaum Fenisia membentang di rute perdagangan Mediterania kuno, membawa alfabet ke Yunani dan melek huruf ke orang Eropa. Bahasa Inggris, yang dulu bahasa kecil yang digunakan di Inggris selatan, sekarang menjadi bahasa ibu dari ratusan juta orang di seluruh dunia. Dialek Cina lebih dari satu miliar kuat.

Tapi seluruh nasib orang Taushiro sekarang terletak pada pembicara terakhirnya, seseorang yang tidak pernah mengharapkan beban seperti itu dan telah menghabiskan sebagian besar hidupnya untuk kewalahan karenanya.

"Itu Amadeo di sana: Hampir tidak ada yang mengerti dia saat dia berbicara bahasanya," kata William Manihuari, mengamati ikan Amadeo sendirian dari sebuah kano baru-baru ini.

"Dan saat dia meninggal, tidak ada yang tersisa," tambah José Sandi, anak laki-laki berusia 12 tahun yang juga menonton.

Perairan Amazon Peru dulunya merupakan gudang linguistik yang sangat luas, tempat di mana setiap belokan sungai bisa menghasilkan dialek lain, yang seringkali tidak dapat dipahami sepenuhnya oleh orang-orang yang tinggal beberapa mil jauhnya. Namun pada abad yang lalu, setidaknya 37 bahasa telah hilang di Peru saja, hilang dalam benturan mantap dan terus berkembangnya ekspansi, migrasi, urbanisasi, dan pencarian sumber daya alam nasional. Empat puluh tujuh bahasa tetap ada di Peru, para ilmuwan memperkirakan, dan hampir setengahnya berisiko menghilang.

Saya datang ke pos terdepan sungai Intuto, 10 jam dengan speedboat dari kota terdekat, untuk mengetahui bagaimana Taushiro, seperti banyak budaya lainnya, dibawa ke akhir ini. Perjalanan dimulai dengan catatan linguistik yang terlupakan dan sketsa sejarah. Bahkan membawa saya ke Puerto Rico yang porak poranda, di mana seorang misionaris Kristen pensiunan mengaduk-aduk foto Taushiro yang terakhir ada, hampir menangis saat dia melihat-lihat mereka untuk pertama kalinya selama bertahun-tahun.

Dan itu membawa saya ke sini, ke tepi sungai coklat yang licin, di mana pengalaman kumulatif orang-orang Taushiro berayun sendirian di tempat tidur gantung: Seorang pria berusia 70 tahun yang ingatannya memudar dan yang memahami bahasa itu hilang karena dia tidak memiliki satu untuk berbicara dengan.

"Setiap saat aku mungkin akan lenyap, hidupku akan berakhir, kita tidak tahu seberapa cepat," kata Amadeo dengan tenang. "Taushiro tidak memikirkan kematian. Kami terus melanjutkan. "

Dia tahu itu tidak benar, bahwa tidak ada lagi yang pindah ke Taushiro. Ini membuatnya jengkel, kadang bertanya-tanya berapa banyak kesalahannya, atau apakah kepunahan bangsanya benar-benar penting sama sekali.

"Terkadang saya tidak peduli lagi," katanya.

Taushiro termasuk di antara pemburu terakhir di dunia, tinggal sebagai pengungsi di negara mereka sendiri, mengembara di rawa-rawa lembah Amazon dengan senjata api yang disebut pucuna dan memancing dari kapal kecil yang disebut tenete . Untuk menghitung dalam bahasa mereka, mereka hanya memiliki kata-kata untuk angka satu , dua , tiga , dan banyak . Dan pada saat Amadeo lahir, populasi mereka telah menyusut dengan sangat drastis sehingga mereka tidak memiliki nama dalam pengertian tradisional: ayah Amadeo hanyalah iya, atau ayah , ibunya iño , atau ibu , saudara perempuan dan saudara ukuka dan ukuñuka.


Bahasa biasanya diturunkan melalui keluarga, namun Amadeo menyelesaikan beberapa dekade sebelum dia menyadari apa akibatnya bagi budaya dan tempatnya dalam sejarah. Dia masih memiliki lima anak, bertebaran di seluruh Amerika. Tapi setelah istrinya meninggalkannya pada tahun 1980an, dia memasukkan mereka ke panti asuhan saat mereka masih belia, menganggapnya lebih aman daripada kehidupan di mana anak-anak diculik oleh pedagang atau kalah perang. Tak satu pun dari mereka tinggal bersamanya setelah itu. Mereka tidak pernah belajar bahasanya.

"Untuk bahasa-bahasa yang berada dalam situasi kritis ini, berkali-kali nampaknya nasib mereka sudah disegel - maksudnya, sulit untuk memulihkan bahasa pada tahap ini," kata Agustín Panizo, seorang ahli bahasa pemerintah yang mencoba mendokumentasikan Taushiro. "Amadeo García, dia ingin Taushiro kembali. Dia menginginkannya, dia memimpikannya, dia merindukannya, dan dia merasa tahu bahwa dia adalah pembicara terakhir. "

Sekarang Amadeo tinggal sendirian di sebuah rumah papan di belakang menara air kota, menghabiskan banyak hari terakhirnya untuk minum. Putus asa untuk berbicara dan mendengar apa pun yang bisa dilakukan Taushiro, dia duduk sendirian di terasnya di pagi hari, membaca satu-satunya literatur yang pernah ditulis dalam bahasa - ayat-ayat Alkitab diterjemahkan ke dalam Taushiro oleh para misionaris yang berusaha mengubah suku tersebut bertahun-tahun yang lalu.

Ine aconahive ite chi yi tua tieya ana na'que I'yo lo ' , dia membacakan keras suatu pagi. Itu adalah kisah Lot dari Kitab Kejadian. Lot dan keluarganya menjadi satu-satunya yang selamat dari kota mereka saat Tuhan menghancurkan Sodom dan Gomora. Lot kehilangan istrinya saat dia melihat kembali kehancuran, bertentangan dengan perintah Tuhan.

Amadeo tinggal bersama orang-orang Intuto, tapi tidak dengan mereka, sering melewati mereka dengan tenang. Mario Tapuy, 74, yang bertemu Amadeo saat masih kecil saat tinggal di hutan, mengatakan bahwa ia telah berkali-kali mencoba menarik Amadeo keluar dari bar untuk mengajar bahasa orang lain.

Tapuy, yang berbicara bahasa pribuminya sendiri, Kichwa, mengatakan bahwa dia telah menyadari bertahun-tahun yang lalu bahwa masa depan Taushiro akan sampai ke Amadeo, terlepas dari apakah dia menginginkan tanggung jawabnya.

"Saya sudah berkali-kali mengatakannya," kata Tapuy. "Dia mendengarkan, tapi itu tidak merekam di otaknya."

Saya telah tiba di Intuto dengan seorang ahli bahasa bernama Juanita Pérez Ríos, yang telah mengenal Amadeo selama bertahun-tahun dan mengenalkan saya kepadanya hari itu. Di malam hari, Amadeo ingin berbicara dengan anaknya Daniel, yang tinggal di Lima, ibu kota, dan Ibu Pérez meminjaminya teleponnya. Sudah berbulan-bulan sejak ayah dan anak itu berbicara.

"Saya berlutut di hutan," kata Amadeo. "Saya sedikit terpincang-pincang."

"Anda harus berhati-hati," kata Daniel.

Keduanya berbicara dalam bahasa Spanyol, yang terkadang sulit bagi Amadeo.

"Saudaraku memberitahuku kau sudah sedikit mabuk," Daniel mencaci dia. "Anda harus menghentikannya sekarang juga."

Lalu jeda.

"Aku sangat mencintaimu, mengerti?" Kata Daniel. Telepon diklik.

Amadeo duduk di rumahnya selama beberapa menit, melihat ke dalam malam saat suara hutan semakin kencang. Keluarga bisa didengar di kejauhan, memasak makan malam.

"Mereka bilang mereka mencintaiku, tapi mereka tidak pernah datang," katanya.


Umur Karet, dan Perbudakan

Masalahnya dimulai dengan karet.

Taushiro dan kelompok pribumi lainnya telah lama memanen zat putih lengket yang bocor dari pohon-pohon tertentu dan melapisi pakaian mereka, membuat mereka tahan air. Tapi pada abad ke-19, orang-orang Eropa telah menemukan kegunaan karet juga, memicu ledakan.

Perusahaan-perusahaan Eropa dan Amerika turun ke hutan, memaksa penduduk asli ke perbudakan untuk menyentuh karet sambil membangun istana besar di atas tanah yang tertinggal. Zaman Karet yang mematikan telah dimulai di Amazon.

Di banyak daerah, sebanyak 90 persen penduduk asli meninggal karena penyakit dan kerja paksa, kata periset. Ribuan orang pindah ke kota-kota yang baru saja menetap. Tapi Taushiro, bersama dengan banyak suku lainnya, mengambil rute lain: Mereka memutuskan untuk menghilang.

Kenangan awal Amadeo dari penyelesaian tersembunyi Taushiro di Aucayacu tetap berada dalam kabut di tempat di mana tulisan tidak diketahui dan tidak ada catatan yang disimpan, bahkan bukan kelahirannya, yang menurutnya terjadi pada tahun 1940an. Kenangan pertamanya berjalan telanjang di hutan dalam badai, hujan menetes ke tubuhnya.

Kontak dengan dunia luar jarang terjadi, dan sering kali penuh kekerasan.

Pertama datang penyadap karet untuk mencari budak. Dengan memakai parang dan senapan, dia menemukan Aucayacu dengan empat orangnya dan memerintahkan suku tersebut untuk bekerja. Amadeo dan keluarganya menghabiskan hari-hari yang melelahkan menguras karet dari batang pohon dan memahatnya menjadi blok untuk dijual oleh pedagang hilir.

Si penyadap memaksa adik perempuan Amadeo menikah ke dalam hubungan seksual, lalu hampir memukulinya sampai mati dengan sepotong kayu. Suaminya melemparkan tombak melalui tapper, yang tidak pernah terlihat di sana lagi.

Tak lama kemudian, penyadap karet lain menggantikannya. Mungkin belajar dari nasib pendahulunya, penyadapan baru memutuskan untuk memberikan senapannya sebagai imbalan kerja, dan bukannya mengubahnya melawan Taushiro.

Dia juga memberi mereka sesuatu yang lain. Karena tidak dapat membedakan di antara para pekerjanya, dia membariskannya dan memberi mereka nama Spanyol: Margarita, Andrés, Magdalena, César, Antonio. Anak bungsu bernama Amadeo. Tanpa nama keluarga, Taushiro masing-masing diberi dua nama: García García.

Mengambil Kekristenan

Suatu hari tanah mulai bergetar dan dunia melangkah lagi menuju Amadeo.

Itu bukan gempa, tapi peralatan pengujian seismik dari Occidental Petroleum Corporation, perusahaan Amerika yang datang ke Peru. Karet telah lama menurun di Amazon. Sekarang orang asing mengejar minyak.

Kabar menyebar di kalangan pengebor bahwa kelompok pribumi bersembunyi di salah satu anak sungai Tigre River. Occidental segera mengirim sebuah pesawat dan mencari tahu dengan binokuler untuk menemukan suku tersebut.

Ini adalah pertama kalinya Amadeo melihat ada yang terbang. Saat itu tahun 1971.

"Mereka begitu dekat dengan tanah sehingga Anda bisa melihat wajah mereka melihat kami," kata Amadeo.

Dengan koordinat Taushiro di tangan, kontak tak terelakkan. Tapi alih-alih mengirimnya sendiri, perusahaan minyak itu beralih ke sekelompok penginjil Kristen dengan misi yang tidak biasa.

The Summer Institute of Linguistics telah didirikan empat dekade sebelumnya oleh seorang menteri evangelis yang ingin menerjemahkan Alkitab ke dalam setiap bahasa masih digunakan. Pada 1970-an, kelompok ini telah menjadi perlengkapan di hutan Amerika Latin, seringkali di bawah kontrak pemerintah untuk program keaksaraan.

Kontak - diikuti oleh pertobatan - adalah tujuan akhir para ahli bahasa Kristen. Misi tersebut terkadang terbukti mematikan.

Pada tahun 1956, setelah menjatuhkan hadiah kepada orang-orang Waorani yang tidak terkontaminasi, lima misionaris ditembaki sampai mati oleh suku di tepi sungai di Ekuador. Tidak terpengaruh, institut tersebut mengirim seorang saudari dari salah satu misionaris yang meninggal untuk mencoba sekali lagi bersama Waorani, yang membiarkan orang luar dan keluarganya tinggal di antara mereka. Suku tersebut bertobat.

Pada tahun 1971, Daniel Velie mendekati tepi pemukiman Taushiro, berjalan melewati perangkap jago dan anjing menggonggong. Dari balik sampan, dia menarik alat berat untuk membuat rekaman pertama bahasa mereka.

Tapi Taushiro tidak berbicara.

Penyakit telah menyapu desa. Ketika Mr. Velie tiba, tujuh Taushiro hampir meninggal. Dia mengeluarkan sebuah alat pertolongan pertama dan memberi mereka penisilin, antibiotik pertama yang diambil Taushiro. Ketika mereka pulih, dia mencatat 200 kata pertama dari daftar istilah Taushiro.

Dengan menggunakan gerak tubuh, kelompok tersebut menyampaikan apresiasi mereka kepada misionaris tersebut. Tapi Mr. Velie menginginkan sesuatu sebagai balasannya. Dia akhirnya meminta Amadeo, yang berusia 20-an saat itu, untuk kembali bersamanya dan mulai mengajar bahasa itu kepada orang lain.

"Mereka bilang iya, Amadeo bisa pergi; mereka sangat bersyukur telah diselamatkan, "kata Nectali Alicea, ahli bahasa segera bertugas di proyek Taushiro oleh lembaga bahasa tersebut. "Itu obat yang menjadi kuncinya."

Ibu Alicea adalah lulusan ilmu sosial Puerto Rico muda. Dia telah memulai misi ke Meksiko sebagai bagian dari pelatihannya dengan institut tersebut, yang mengajarkan kepadanya struktur bahasa di kamp pelatihan musim panas tahunan di Oklahoma.

Bagi Ms. Alicea, seperti banyak misionaris lainnya, bahasa-bahasa itu adalah jembatan menuju agama Kristen.

"Anda tidak bisa menginjili dalam bahasa Spanyol," katanya.

Salah satu fotonya dari tahun 1972 menunjukkan bahwa Amadeo menginjakkan kaki di sebuah pesawat untuk pertama kalinya, dalam perjalanan ke kompleks institut di luar kota Pucallpa di Peru. Sebuah dunia baru pertama dibuka: dari jalan dan trotoar, ayam, yang belum pernah dimakannya sebelumnya. Dia tidur di lantai, tidak terbiasa tidur. Selama berhari-hari, Ms. Alicea mengambil keputusan untuk bahasa Taushiro di hutan.

Dia tiba di kamp rahasia mereka pada bulan Juni bersama seorang dokter misionaris dari Georgia, istri dan anaknya untuk kunjungan dua minggu. Klan Taushiro menyambut orang asing dan teknologi rekaman yang mereka bawa, bersama dengan obat-obatan, parang dan makanan.

"Ayah akan memelukku dan tidak membiarkanku pergi," Alice Alice menulis dalam buku hariannya tentang salah satu pria Taushiro. "Saya akan melupakan tanah saya dan tinggal di sini, katanya."

Dia mulai mengikuti beberapa percakapan mereka, cukup belajar Taushiro untuk bertanya pada seorang pria di klan mengapa dia tidak pernah berenang. Meski tinggal di luar sungai, Taushiro bahkan menghindari mengayunkan isinya, membersihkan diri dari keamanan sampan. Pria itu menjelaskan bahwa di bawah air mengintai sekelompok pembatas boa, menunggu untuk menyerang.

Alice dan misionaris dengan dia dipreteli pakaian dalam mereka dan melompat ke sungai, tertawa dan cipratan.

"Ketika mereka melihat kami di air, ada yang berubah," kata Alicea, menambahkan bahwa kejadian tersebut telah menyebabkan Taushiro mempertanyakan keyakinan lama mereka. "Mereka menanyakan bagaimana kami melakukannya. Dan kita berkata: 'Karena kita memiliki Roh yang lebih kuat dari pada boa.' "

Bertahun-tahun sebelumnya, Taushiro telah mengambil nama-nama Kristen. Sekarang mereka mengambil agama Kristen itu sendiri.


Kehidupan Isolasi

Ketika Amadeo, anak bungsu dari Taushiro, tiba dengan seorang gadis bernama Margarita Machoa, menyatakan bahwa dia akan menjadi istrinya, ada desahan lega di Aucayacu. Garis Taushiro terus berlanjut.

"Dia jatuh cinta pada saya," kata Amadeo, teringat bagaimana dia dan Margarita bermain dengan boneka mainannya setelah bertemu.

Amadeo adalah pria dewasa. Margarita berusia 12 tahun.

Amadeo segera luka di penjara, ditangkap atas permintaan ayah gadis itu. Dia bilang Margarita terlalu muda untuk memberi Amadeo persetujuannya.

Pada akhirnya, Ms. Alicea, ahli bahasa, yang menengahi pembebasan Amadeo, dengan alasan bahwa undang-undang Peru mengizinkan orang-orang pribumi untuk menikah sesuai dengan adat istiadat mereka. Mengkonversi klan ke agama Kristen adalah mungkin, Nyonya Alice merasa, tapi perubahannya bisa berjalan sejauh ini.

"Itu khas di kalangan penduduk asli; Saya pernah melihat ini bersama Candoshi, bersama orang-orang Sharpras, "kata Alice. "Mereka memiliki gadis kecil seperti itu dengan pria tertua. Paling tidak ini lebih baik. "

Beberapa bulan kemudian, Margarita mengandung anak pertama Amadeo, seorang gadis bernama Margarita. Bayi itu adalah yang pertama dari lima.

Amadeo dan Ms. Alicea melanjutkan pekerjaan mereka yang merekam bahasa Taushiro, melawan tekanan dari para misionaris untuk pindah ke kelompok lain. Amadeo telah memberikan Ms. Alicea nama Taushiro, ukuka , atau saudara perempuan , dan dia memanggilnya ukuañuka , atau adik , sebagai balasannya.

Selama kelahiran putra terakhirnya, juga bernama Amadeo, Alicea memotong tali pusar di tepi sungai. Keduanya menjadi tidak terpisahkan, bekerja berjam-jam untuk mendokumentasikan kata-kata Taushiro.

"Dia akan bertanya, 'Apa ini namanya?'" Kenang Amadeo. "'Bagaimana menurutmu paku? Bagaimana menurutmu kaki? '"                                 Situs Judi Domino

Amadeo mengajar anak-anaknya cara klan, terutama David, Daniel dan Jonathan, yang menjadi cepat dengan senjata api dan tombak. Pada pagi hari, dia membawa mereka untuk mengumpulkan daun kelapa yang telah mereka tinggalkan di dekat sarang rayap sehari sebelumnya. Daunnya tertutup serangga - umpan untuk memancing, teknik yang telah digunakan Taushiro selama beberapa generasi.

Namun bahaya hutan selalu ada.

"Ayahku akan bilang sebelum kita tidur, 'Ingat, harimau bisa datang untukmu,'" kata Jonathan, menggunakan kata biasa untuk para jaguar.

Budaya Taushiro, terutama bahasanya, terbukti mengisolasi istri Amadeo, Margarita, yang berasal dari suku yang berbeda dan tidak dapat berkomunikasi dengan siapa pun di Taushiro. Dia bahkan tidak bisa berbicara dengan suaminya sendiri, kecuali orang Spanyol yang patah. Dia menghabiskan hari-hari yang panjang bersama anak-anaknya, kadang-kadang menjerit kepada mereka atau memberi mereka pemukulan karena frustrasi.

"Sejak dia menikah muda, dia tidak dewasa," kata putrinya, yang juga bernama Margarita, yang ingat dicampakkan dari kano oleh ibunya saat gadis itu hampir tidak bisa berenang. "Tidaklah sama untuk bermain dengan boneka seperti bermain dengan daging dan tulang belulang."

Pada tahun 1984, setelah anak kelima mereka lahir, Amadeo membawa keluarga tersebut ke sebuah desa dimana dia bekerja konstruksi selama beberapa bulan. Tetangga mengatakan pasangan tersebut sering berargumentasi. Mereka bisa mendengar jeritan Margarita saat Amadeo memukulinya.

Margarita, kata putrinya, telah menjalin hubungan dengan pria seusianya. Ketika Amadeo mengetahui hal itu, dia menyerangnya lagi.

Itu adalah pukulan terakhir yang dia ambil darinya.

"Dia pergi malam itu dan tidak mengatakan apa-apa," kata anak perempuan itu.

Meninggalkan hutan

Keberangkatan mendadak ibu mereka menghancurkan keluarga. Tanpa dia, Amadeo menjadi satu-satunya pengurus lima anak. Pembagian kerja sama antara jenis kelamin telah ketat di kalangan Taushiro, dengan pria menghabiskan hari untuk memburu makanan dan wanita untuk membesarkan anak-anak.

"Saya tidak tahu bagaimana merawat mereka," kata Amadeo.

Dengan kerabatnya di Aucayacu yang menipis dari usia tua dan penyakit, Amadeo memutuskan untuk meninggalkan kamp untuk kompleks misionaris di dekat Pucallpa, beberapa ratus mil jauhnya. Anak-anaknya, dia tidak sadar saat itu, meninggalkan hutan untuk selamanya.

Di kota, Amadeo tenggelam dalam keputusasaan - dan menjadi alkoholisme. Di kota, minuman keras tiba-tiba tersedia.

"Dia mabuk, dia menghina orang," kata Mario Tapuy Paredes, seorang teman saat itu.

Meski begitu, Amadeo berpegang pada proyek yang telah menyandang sebagian besar masa dewasanya, mendokumentasikan Taushiro dengan para misionaris tersebut. Dia dan Ms. Alicea telah bergerak melampaui kamus dasar dan buku-buku tata bahasa ke dalam terjemahan pertama Alkitab, termasuk bagian-bagian Genesis dan bagian-bagian dari kitab-kitab Perjanjian Baru seperti Injil.

Tapi untuk bahasa yang bisa bertahan di luar buku, buku itu harus diambil oleh anak-anak Amadeo. Dan menjadi tidak jelas apakah dia bisa menjaga mereka tetap aman, apalagi mengajari mereka Taushiro.

Suatu hari ketika Amadeo berada di luar rumah, Margarita, kemudian berusia 9, didekati oleh seorang wanita yang menawarkan makanannya. Dia mengikuti wanita itu ke taksi, yang melaju pergi bersamanya. Alice memanggil polisi, yang menyelamatkan gadis itu dari peluncuran kapal tempat penculiknya merencanakan untuk memasukkannya ke dalam lingkaran perdagangan anak.

Penculikan tersebut mengguncang Amadeo. Merasa terbebani, akhirnya dia memutuskan untuk menempatkan anak-anaknya ke panti asuhan.

Saat itu adalah saat yang sepi dan meresahkan bagi mereka. Tapi pada tahun 1989, seorang pekerja sosial mendatangi Ms. Alicea dengan sebuah permintaan. Dengan 40 anak-anak, panti asuhan itu terlalu banyak, dan pemberontak Maois Peru, Jalan Cemerlang, sedang melakukan pembantaian di kota-kota terdekat.

Bisakah Ms. Alicea, panti asuhan bertanya, mengadopsi anak-anak Taushiro sendiri? Alicea, yang berusia 50 tahunan, sekarang akan menjadi ibu lima anak terakhir Taushiro di dunia.

Namun, ada hambatan. Ibunya sendiri, berusia 70-an, tumbuh sakit di Puerto Riko. Ibu Alicea ingin kembali merawatnya.

Ini menghadapkan ahli bahasa dengan pilihan karirnya yang paling sulit: untuk menyelamatkan bahasa dan budaya Taushiro, atau untuk menyelamatkan anak-anak yang dia kenal sejak kelahiran mereka dan tumbuh untuk mencintai.

Kontradiksi tidak ada pada siapa pun.

Amadeo pertama, salah satu orang terakhirnya, yang telah menghabiskan masa dewasanya untuk memastikan bahwa bahasanya bertahan, telah menyerahkan anak-anaknya sendiri, yang secara virtual menjamin bahwa mereka tidak akan pernah melewatinya.

Kemudian Alicea, yang telah mengabdikan dirinya selama hampir dua dekade untuk mendokumentasikan dan melestarikan cara hidup Taushiro, membawa beberapa keturunannya ke negara yang jauh, untuk dibesarkan dalam budaya yang sama sekali berbeda yang secara efektif akan menghapusnya sendiri.

"Saya dulu orang Kristen," katanya, menjelaskan bahwa tugas utamanya adalah untuk kesejahteraan anak-anak.

Keputusan Alicea untuk memindahkan anak-anak ke Puerto Riko tetap mengejutkan ahli bahasa yang mengenal Taushiro, dengan alasan bahwa pilihannya kecuali menjamin kepunahannya.

"Saya belum pernah mendengar cerita yang setara di tempat lain; dalam lingkaran akademis mana pun, itu akan dianggap sebagai peristiwa yang tidak etis, "kata Zachary O'Hagan, seorang Ph.D. mahasiswa linguistik di University of California, Berkeley yang telah melakukan penelitian dengan Amadeo di Peru.

"Bila bahasa seperti ini lenyap, Anda telah kehilangan titik data kunci dalam mempelajari sifat universal apa yang ada di semua bahasa," kata O'Hagan.

Tapi Ms. Alicea mengatakan bahwa tidak mungkin Amadeo pernah mengajar anak-anaknya Taushiro dalam situasi seperti ini. Dan dia mengatakan bahwa, pada saat itu, dia tidak membayangkan masa depan di mana Amadeo akan menjadi yang terakhir dari sukunya.

Pada tahun 1990, dia mengadopsi anak-anak dan mengubah nama belakang mereka menjadi miliknya. Keluarga itu bergerak melintasi belahan bumi.

"Saya suka bahasanya," kata Alice. "Tapi saya lebih mencintai orang daripada bahasa. Dengan berkah Tuhan, anak-anak itu punya masa depan. "


Budaya Shock

Perubahan itu mengejutkan anak-anak.

Mereka dilahirkan di sebuah suku terisolasi di Amazon dan ditinggalkan di panti asuhan. Tiba-tiba, mereka dibawa ke persemakmuran Amerika Serikat, dengan jalan-jalan padat yang berhenti pada jam sibuk dan naik tinggi di San Juan.

Dentuman musik klub malam membentang sampai malam. Mereka melihat Karibia untuk pertama kalinya. Alicea menjadi pemandu mereka ke dunia baru, membawa mereka berlibur ke New York. Fotonya dari awal tahun 1990an menunjukkan anak-anak Taushiro bermain di salju.

Penyesuaian itu berbeda untuk masing-masing anak saat mereka menetap di San Lorenzo, rumah Alicea di tengah pulau. Margarita, yang paling ekstrover dari anak-anak, membuat teman baru dengan cepat. Amadeo Jr., yang termuda berusia 6, mengambil aksen Puerto Rico. Tapi fitur pribadinya adalah keingintahuan kepada teman-teman sekelasnya. Alih-alih mengatakan bahwa dia adalah Taushiro, dia mengatakan kepada teman-temannya bahwa ayahnya orang Jepang.

David, anak tertua dari lima orang dan yang ingat kehidupan di hutan terbaik, adalah orang pertama yang mengalami masalah.

Seiring berlalunya waktu, dia menjadi marah. Pada kelas tujuh, gurunya takut akan ledakannya. Alice mulai memperhatikan uang yang hilang dari dompetnya.

Suatu malam, Ms. Alicea menghadapnya di ruang tamu. Hal itu menyebabkan pertengkaran yang berakhir dengan dia memanggil polisi.

"Saya ingin Anda memutuskan apakah Anda ingin tinggal di sini, jika Anda ingin menjadi orang Amerika atau Peru," kenangnya kepadanya. "Aku mencintainya dan masih melakukannya."

Dua saudara laki-laki, Jonathan dan Daniel, memutuskan untuk kembali ke ayah mereka.

Tahun-tahun saja sulit bagi Amadeo. Semakin tertarik pada alkohol, yang hanya tersedia di kota-kota, Amadeo menetap di Intuto dan hidup sebagai pertapa, masih tidur di tanah seperti di Aucayacu. Dia sekarang diburu dengan sebuah senapan, bukan sebuah pukulan, menuju ke hutan hampir setiap hari untuk mencari permainan untuk dijual.

"Ketika kami keluar, dia berkemah sendirian," kenang Jorge Choclón, yang kadang-kadang berburu dengan Amadeo. "Itulah caranya. Dan dia tidak menyukai masyarakat. "

Tapi menunggu di dermaga pada tahun 1994 untuk kedatangan Yonatan dan Daniel, Amadeo dipenuhi dengan harapan lagi. Ayah dan anak laki-laki, bersatu kembali, berpelukan.

Sementara mereka tidak bisa berbicara bahasa, Amadeo sangat ingin membawa anak-anaknya kembali ke tradisi bangsanya. Dia dan Jonathan bangun jam 5 pagi untuk berburu, kembali setelah matahari terbenam. Dia membawa anak laki-laki itu ke tempat yang tersisa di pemukiman Taushiro di Aucayacu, di mana hanya ayah dan beberapa kerabatnya yang masih bertahan.

Jonathan merasa terpisah darinya, tidak dapat berkomunikasi dengan siapapun di sana.

"Kakek saya hanya bisa menyebut nama saya," kenangnya. "Aku sudah terbiasa dengan Puerto Riko. Sekarang aku merasa lebih dari sana. Aku menangis sepanjang malam. "

Kesempatan untuk belajar Taushiro sepertinya hilang. Anak laki-laki adalah remaja, melewati usia ketika anak-anak biasanya mengambil bahasa dengan cepat dari orang tua mereka. Bahasa Spanyol masih merupakan bahasa yang mereka dengar di sekolah hampir sepanjang hari, dan sebuah stigma bertahan di Intuto ketika sampai pada bahasa-bahasa pribumi.

"Saya hampir tidak bisa mengucapkan beberapa patah kata - ibu, ayah, itu dia," kata Jonathan.

Kedatangan David, kakak tertua, pada tahun 1996 membawa tantangan baru. Tuan Villalobos, misionaris Kristen yang memimpin sekolah di Intuto, mengatakan bahwa amarah Daud telah mengikutinya ke Peru. Anak laki-laki itu jarang melakukan tugas sekolahnya dan dikenal membawa pisau di sekitar kota, pernah mengancam untuk menusuk salah satu teman sekelasnya, kata Villalobos.

Dan minum Amadeo terus berlanjut.

Suatu hari, José Álvarez, seorang misionaris, pergi mengunjungi Amadeo di rumahnya di pinggir kota. Di Spanyol, Amadeo mengatakan kepadanya bahwa dia sakit, tapi setelah beberapa saat Mr. Alvarez mengatakan bahwa dia menyadari Amadeo sedang berusaha mengatakan bahwa dia mengalami depresi, tidak dapat menemukan kata yang tepat. Amadeo mulai menangis, pertama kali Mr. Álvarez pernah melihatnya mengekspresikan emosi.

"Dia berbicara dengan air mata anak-anaknya, bahwa mereka tidak ingin datang menemuinya, bahwa mereka tidak ingin tahu sedikit pun tentang dia, atau asal usul Taushiro mereka, bukan bahasanya, bukan budaya," Mr. Álvarez menulis dalam sebuah surat dari waktu itu

Mr Alvarez menambahkan: "Saya merasakan saat-saat ini rasa sakit yang dalam yang mungkin dirasakan pria itu, yang terakhir Taushiro, bahwa kisah bangsanya akan berakhir dengan dia secara pasti."

Bahasa Taushiro telah dikurangi menjadi lima pembicara terakhirnya: Amadeo, dan empat anggota keluarga yang sangat menahan diri untuk tinggal di perkemahan mereka di Aucayacu. Dan bahkan jumlah yang sedikit pun pasti akan runtuh.

Yang pertama meninggal adalah saudara laki-laki Amadeo yang sudah lama tidak dapat berjalan, lumpuh bertahun-tahun yang lalu setelah gigitan ular. Kemudian bibi Amadeo terbangun suatu hari dengan sakit tenggorokan, demam dan ruam berjerawat di sekujur tubuhnya, tanda-tanda campak pertama. Para misionaris telah meninggalkan perkemahan bertahun-tahun yang lalu, dan dia meninggal tanpa perawatan.

Lalu datanglah malaria. Pada akhir 1990-an, ketegangan mematikan mulai berjalan di sungai-sungai di utara Peru. Ayah Amadeo jatuh sakit dan meninggal. Sekarang hanya Juan, saudara terakhir Amadeo, yang tinggal, tinggal sendirian di reruntuhan pemukiman tempat dia dibesarkan, dengan hanya anjing untuk perusahaan.

Pada tahun 1999, Amadeo menarik adiknya yang sekarat dari sampan, dan keduanya berbicara di Taushiro untuk terakhir kalinya.

"Mereka berkata, 'Jangan menangis, adikmu bersama dengan Tuhan,'" kenang Amadeo.


Sebuah Race Against Time

Hampir 20 tahun kemudian, Amadeo berjalan melalui pemakaman yang ditumbuhi rumput, tempat dia menguburkan saudaranya. Salib kayu telah jatuh. Nama Juan García hampir tidak terlihat dari tempat terukir di salah satu balok.

"Ketika saya pergi, saya akan berada di sini juga," kata Amadeo hari itu juga. "Saya sudah tua dan akan lenyap setiap saat."

Namun bahkan di tengah malam kehidupan Amadeo, beberapa orang berharap bahwa sebagian bahasa Taushiro akan bertahan setelah dia.

Tahun ini, Kementerian Kebudayaan Peru memutuskan untuk memulai pekerjaan yang dimulai Alice. Bekerja dengan Amadeo, ahli bahasa pemerintah telah membuat database dengan 1.500 kata-kata Taushiro, 27 cerita dan tiga lagu, dengan rencana untuk membuat rekaman Amadeo tersedia bagi para akademisi dan yang lainnya tertarik dengan bahasa tersebut.

Ini adalah perlombaan melawan waktu - dan melawan ingatan Amadeo sendiri, yang kadang-kadang membuatnya gagal setelah bertahun-tahun tidak memiliki orang untuk diajak bicara di Taushiro.

Tapi ahli bahasa yang terlibat dalam pekerjaan tersebut mengatakan bahwa bahkan jika Taushiro meninggal bersama Amadeo, catatan tentang hal itu akan dijaga setidaknya.

"Ini pertama kalinya Peru membuat gerakan semacam ini," kata Pak Panizo, ahli bahasa yang memimpin proyek tersebut.

Februari lalu, pemerintah menerbangkan Amadeo ke Lima untuk memberinya medali atas kontribusinya terhadap budaya Peru. Perhatian yang tiba-tiba mengejutkan Amadeo, bersamaan dengan jalan-jalan padat di Lima dan wawancara dengan media berita setempat.

Meski begitu, dia berseri-seri saat kerumunan berkumpul untuk sebuah upacara yang menghormati beberapa aktivis pribumi lainnya yang berbicara bahasa mereka. Pejabat pemerintah memberikan pidato yang berapi-api tentang pentingnya melestarikan 47 bahasa pribumi yang tetap ada di negara ini. Amadeo mengucapkan kata-kata di Taushiro.

Sementara Amadeo tahu bahwa dia tidak menyampaikan bahasanya kepada kelima anaknya, dia merasa nyaman karena mereka aman. Mereka tidak mengalami nasib keluarga mereka, yang telah tewas di hutan. Salah satunya, Daniel, bahkan ada di penonton hari itu untuk menemuinya.

Setelah upacara tersebut, kedua pria tersebut memeluknya. Daniel memperkenalkan Amadeo kepada anak perempuannya yang berusia 6 tahun, pertama kali Amadeo bertemu dengan cucunya.

"Saya hanya ingin bangga dengan ayah saya, dari suku kami, bahwa saya dilahirkan ke dalam, bahwa kami tinggal," kata Daniel, yang bekerja sebagai pekerja konstruksi di Lima.

Suatu malam di musim panas ini, Amadeo duduk sendirian dan mulai berbicara bahasanya, mengucapkan satu kalimat di Taushiro, lalu menerjemahkannya ke bahasa Spanyol, sebelum mengulangi prosesnya. Saat itu semakin larut, jangkrik dan kodok semakin keras, dan Amadeo meninggikan suaranya di atas mereka.

"Saya Taushiro," katanya. "Saya memiliki sesuatu yang tidak dimiliki orang lain di dunia ini. Suatu hari ketika saya pergi dari dunia, saya harap dunia teringat. "

Baca juga : Pemanasan Global atau Global Warning